
Tittle : Fate or Coincidence ? – EXO version
Cast : Chanyeol EXO-K, and Baekji (AOC)
Genre : fluff, sliceoflife, romance
Rate : G
Lenght : Drabble
Author : Sannkeylicious~
A/n: Annyeong, aku sannkeylicious, yup! mungkin kalau yang pernah baca FF Yaoi SHINee disalah satu blog yaoi, itu adalah aku, orang yang sama! kekeke~. Kali ini aku mau nulis di blog temanku tercinta yang lagi gila EXO, BYUNHANA! THIS IS FOR YOU! Well … sebenarnya FF ini pernah di post di blog gue, jadi cuma castnya doang yang dirubah, karena disana SHINee dan YAOI LOL . Ini FF pertama gue disini, dan cuma teaser aja, selanjutnya gue bakal nulis drabble aja
So, enjoy and leave comments, keep support this blog, be good reader, dont be copas without my permission.
The real link of this story : [2min] Fate or Coincidence ?
Tawanya terhenti ketika ia menginjakan kakinya di barisan antrian banyak orang yang sedang menunggu giliran untuk masuk kedalam bis. Ia memalingkan perhatiannya dari kegilaan yang dilakukan kedua temannya, Kai dan Kris baru saja bercerita tentang D.O -sahabat mereka yang lain- akan bekerja di sebuah resto ayam dan ia akan memakai kostum chicken. Kai berkata bahwa ia akan datang setiap hari, bukan untuk memakan ayam … tapi untuk melihat D.O, karena namja satu itu selain ia tergila-gila dengan ayam, ia lebih tergila-gila dengan D.O , terlebih dalam kostum ayamnya.
Namun , namja tinggi yang tiba-tiba mulutnya terkatup rapat itu, mata yang besar itu tiba-tiba menuju kesebuah titik dimana berdiri tidak jauh dari nya seorang yeoja berambut coklat kelas terurai, dengan hiasan bando paduan warna hitam dan silver, dan juga sebuah earphone merah yang bertengger di lubang telinganya, yeoja itu, bagi nya … sangat menarik, dan sekejap itu pula menarik perhatiannya lebih untuk tidak melepaskan sekedip pun dari nya.
Banyak yeoja yang selama ini membuatnya tertarik, namun … entah , untuk yang satu ini, dalam beberapa detik sebelumnya, ia merasakan debaran yang aneh, perutnya mulas, nafasnya sesak, dan mendadak ia merasa dunia terhenti, tidak ada orang, dan semua terlihat hitam putih, hanya sosok itu yang terlihat jelas dalam pandangannya.
Dia bukan tipe yang perhatian akan sekitarnya , ia hanya terlalu asik dengan dirinya sendiri, ia mungkin bisa dibilang orang paling freak disekolah karena kerjaannya setiap hari tertawa, membuat lelucon bersama Kai atau Sehun.
.
.
Barisan ia berdiri semakin lama semakin maju, matanya masih tidak lepas dari sosok bertubuh kurus dan kulit wajah yang bersih itu, ia tidak pernah melihat yeoja secantik itu, ya … pernah, hanya saja ia yakin sekali, yeoja itu memang diciptakan oleh Tuhan mungkin terlalu sempurna, atau mungkin Tuhan sengaja menciptakan sosok indah yang dilahirkan dengan gen terbaik?
“Chanyeol,Kau … melihat apa?”, tanya Kai berbisik dan mengikuti arah pandang namja tinggi bernama Chanyeol itu, “A-aaah … “, Kai terkekeh dan menyikut lengan Chanyeol ketika tahu apa yang ia lihat.
Chanyeol menoleh , tersadar karena Kai menggodanya, ia melirik kesal dan melihat lagi ke arah yeoja itu, yeoja itu sekarang mengangkat botol air mineral dan meneguknya, Chanyeol menyimak dengan seksama, merekam semua adegan didepan matanya, caranya meneguk minuman itu , merasakan segarnya angin, dan caranya mengelap bibirnya yang basah … itu semua membuat Chanyeol lemas, norak mungkin, tapi serius … dengkulnya merasa lemas, ia terlihat sexy.
“Waw, sexy!”,
Chanyeol terkejut, otaknya bisa bicara???
.
.
ANI ANI!!!
.
.
“KAI!”, Chanyeol menoleh pada Kai yang barusan menggumamkan kalimat yang sama seperti yang ia pikirkan.
“Jangan berpikir macam-macam.”, ancam Chanyeol, Kai hanya terkekeh.
“Ada apa?”, tanya Kris kali ini, Chanyeol memutar bola matanya selama Kai menjelaskan pada Kris dan diam-diam menunjuk pada sosok diseberang sana.
“Bagaimana menurut kalian? dia … “, Chanyeol menarik nafas, ia tidak tahu harus berkata apa.
Bayangkan saja, apa yang akan kau lakukan jika kau melihat seseorang di keramaian , dan saat itu kau bisa rasakan ‘klik’ begitu saja dengan orang itu. Dari sekian banyak ribu manusia didunia, dan dari kurang lebih 3 juta penduduk di Korea, dari sekian banyak yeoja cantik di Korea, mata nya bisa begitu saja jatuh pada satu sosok … itu sebuah kebetulan, atau takdir?
Tapi …
.
.
DINN!!
Mata Chanyeol mengikuti sosoknya yang berjalan cepat , dengan tergesa ia ingin maju duluan agar bisa masuk ke bis yang sama seperti namja itu, ia tidak perduli kedua temannya tidak kebagian kuota. Namun, sepertinya semua tidak sesuai keinginannya .
yeoja berambut coklat itu sudah masuk duluan kedalam bis , dan malangnya, Chanyeol … dia tidak bisa masuk karena kuota bis sudah penuh, penjaga pintu bisa melarangnya masuk dan memintanya menunggu bis berikutnya.
‘Please Pak, saya sudah terlambat!’, pintanya, ia tidak melihat ke arah penjaga, namun matanya mengikuti yeoja itu yang perlahan masuk kedalam bis dan memposisikan dirinya di belakang bis , berdesakan dengan yang lain, mencari celah di pojok, dan berpegangan dengan batang besi di atasnya.
“Pak, ayolah!”, pintanya kali ini memohon melihat ke arah penjaga.
“Maaf Tuan, anda bisa tunggu bis berikutnya…”
“Tap–”,
Sayang, nasibnya berkata lain … sebelum ia bisa perotes banyak, bis itu tertutup, tepat didepan matanya, dan nasibnya lebih buruk lagi adalah, ia berdiri pada barisan paling depan, satu langkah lagi masuk kedalam bis. Namun nasib berkata lain …
“Sudahlah …”, Kai berusaha menghibur , namun percuma, Chanyeol sang keras kepala itu tidak terima akan kondisi nyatanya ..
Mata nya masih melihat kedalam bis, ia berharap penjaga berubah pikiran sebelum bisa berangkat, namun tidak … perlahan, bis itu bergerak, ia semakin panik, ia berharap namja itu setidaknya menoleh padanya , meski sesaat.
Bis itu perlahan berjalan terus …
“Lihat kesini …”, bisik Chanyeol. ‘Please, lihat ke arah ku …”, gumamnya lagi.
Kai dan Kris hanya menggeleng melihat perbuatan temannya itu.
.
.
Mungkin itu sebuah kebetulan.
.
.
Seperti slow motion, bis itu melewatinya, namun seperti slow motion itulah sosok itu akhirnya menoleh ke arahnya, perlahan tapi pasti, ia mendongak dari kegiatannya memainkan ponselnya dan kemudian melihat ke luar, tepat kearah Chanyeol … dan tepat ke mata Chanyeol.
Chanyeol seperti merasa dunia benar-benar berhenti berputar, waktu berhenti berjalan, dan nafasnya tercekat. Mata itu, mata terindah yang pernah ia lihat, mata itu menatapnya intens dengan lugu dan tatapan polos yang membuatnya merinding sampai ke tengkuknya.
Hanya diam , namun mata Chanyeol melihat gerak-geriknya, namja itu melepas genggaman tangannya di besi penahan , perlahan menempelkan tangannya dijendela dan menghadap ke arah Chanyeol.
Seiring bis itu berjalan namja didalam bis itu memutar badannya berusaha untuk melihat Chanyeol, dengan alis berkerut ia diam menatap Chanyeol yang juga hampir lupa berkedip.
Dan … hal berikutnya yang ia lihat, yeoja itu melambaikan tangannya, entah sebagai tanda sampai ketemu lagi, atau selamat jalan ?
.
.
Cinta tidak hanya datang dari orang yang tepat …
Tapi Cinta, juga datang pada waktu yang tepat …
.
.
Kehidupan berjalan begitu saja, dan tidak akan pernah bisa memutar ulang kembali …
Mungkin kehidupan sama seperti Chanyeol berada dalam posisi itu saat itu, melihat orang masuk dan keluar dalam bis, tanpa tahu ia siapa dan apakah pernah kita bertemu dengannya, dan saat itu pula ia tidak tahu kalau kehidupan itu ada yang datang, ada juga yang pergi …
.
.
“Chanyeol, bisa kau bukakan pintunya? Mungkin itu anak teman mama yang akan menginap disini selama liburan …”,
“Kenapa harus aku ma? aku sedang sibuk, sebentar lagi aku akan menang …”, sahut Chanyeol dari kegiatannya bersantai sambil bermain dengan game di Ipadnya.
“PARK CHANYEOL!!”
“Oke oke ma …”,
.
.
“Ehem!”, Chanyeol berdeham untuk menegur sosok yang berdiri membelakanginya,
sosok berhoodie pink dengan gambar bunga yang ia kenakan menutupi kepalanya itu menoleh, dan saat itu Chanyeol berpikir …
Mungkin takdir sedang mempermainkannya…
Atau mungkin malah suatu kebetulan yang membawanya pada sebuah takdir.
Mata Chanyeol terkejut menatap sosok didepan nya itu, sosok itu juga semoat terkejut, namun sedetik kemudian dengan sigap ia memberi hormat pada Chanyeol dengan membungkuk 90 derajat.
“Anneyong haseyo … aku Baekji, Byun Baekji! aku anak dari Byun Jiyeong yang akan menginap disini. Bangapsimida!”,
Senyuman itu membuat Chanyeol semakin gugup, mencengkram handle pintu erat-erat, berusaha mengontrol dirinya untuk berteriak senang.
“Oh … Deh, silahkan masuk.”, ia bersyukur ia bisa kendalikan sikapnya yang cool.
Sosok itu tersenyum lagi dengan lebar, dan Chanyeol siap mati bahagia saat itu juga.
.
.
“Ng … kau sering naik bis dari Gangnam bersama dua teman mu kan?”, tanyanya pada Chanyeol ketika ia menginjakan kakinya masuk dan melihat ke arah Chanyeol.
“Iya … kau juga kan?” dalam hati Chanyeol sangat senang, ternyata Baekji sadar akan keberadaannya.
Bukannya menjawab , Baekji hanya tersenyum lebar.
“BAEKJINNIE!!”, umma Chanyeol berteriak.
.
.
“Aku bahkan sudah beberapa kali satu bis dengan mu Chanyeol Oppa.”, ucapnya menoleh sebelum masuk kedalam.
Chanyeol terkejut, benarkah? kenapa ia tidak tahu?
“Benarkah? tapi aku tidak pernah melihatmu … aku baru melihatmu kemarin lusa.”, Chanyeol menatap Baekji terkejut.
Yeoja cantik itu berhenti berjalan dan menoleh sambil tersenyum.
“Mungkin kau tidak terlalu memperhatikan.”, ucapnya dan masuk kedalam rumah Chanyeol.
.
.
Chanyeol percaya … tidak akan ada takdir tanpa kebetulan.
END!
Hohoho … thats it! Sekali lagi, ini FF cuma ganti Cast! Cast sebelumnya 2min Yaoi SHINee, kekekek~ i just re-edit and re-post in here!
Wait my another FF kekekek~ This is just teaser for me! i gonna make drabble again ASAP~ so keep support and wait~ <3
Leave comment!
Bangabseumnida! Annyeong!
i’m ur fiest commenter san.. astaga… seandainya itu beneran aja.. omg omg. drabbled, kentang abis.. baekyeol!!! woooooohooo~
oia itu ada typonya, ada nama ‘minho’ .. thanks ya buat ffnya. wahahahaha